Berita

Pelanggaran Israel Terhadap Tawanan Sakit di Penjara Israel Meningkat

Badan Urusan Tawanan dan Eks Tawanan Palestina menjelaskan bahwa dinas tahanan Israel sengaja membidik tawanan dengan membiarkan tawanan dalam kondisi sakitnya dan tidak ditangani secara serius. Israel hanya memberikan obat anti nyeri tanpa diobati semestinya.

Badan Tawanan mencatat sejumlah kasus sakit akut di tahanan Israel, termasuk kasus tawanan Jamal Amr (49) dari Hebron yang mengalami kanker di bagian hati dan ginjalnya.

Tawanan lain, Makzuz Basyarat (45) dari desa Tamun di Thubas mengeluhkan sakit parah di punggung dan tidak berjalan lebih dari 5 menit terus menerus akibat pukulan fatal saat diintrogasi. Kini ia membutuhkan operasi.

Tawanan Ibrahim Ghanimat (42) dari baldah Shawarif di Hebron mengeluhkan penyumbatan pembulu darah dan lemah jantung. Seharusnya ditanam ring atau baterai di jantung namun dinas penjara Raimon mengulur-ulur melakukan operasi.

Juga tawanan Husam Umu Husain (30) dari Hebron di penjara Over yang mengalami banyak masalah kesehatan dari Telesimia. Sebelum ditangkap, dia sendiri sudah dilakukan operasi angkat ginjal dan organ lain. Kini dia merasakan pembengkangan di bagian limpa.

21/02/2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button